Teknik plesteran dinding agar rata dan rapi

Setelah sebelumnya saya posting mengenai teknik pemasangan batu bata yang benar, kali ini menyusul teknik membuat plesteran dinding menjadi rata dan rapi. Sebenarnya membuat plesteran dinding agar menjadi rata dan rapi kuncinya adalah kembali lagi pada tahap pemasangan batu bata, kalau pemasangan batu batanya sesuai dengan teknik pemasangan yang baik dan benar maka pembuatan plesteranpun akan mudah dan hasilnya kemungkinan besar rapi dan rata. Namun apabila pemasangan batu batanya tidak rapi dan tidak rata maka pengerjaan plesteran akan menjadi sulit karena harus diukur atau ditimbang lagi memakai elotan. Dan ketebalan plesteran tidak akan sama, ada yang harus tebal dan ada bidang yang plesterannya harus tipis.

Ada kalanya untuk meratakan dinding batanya harus dibobok terlebih dahulu sehingga akan menambah pekerjaan dan bisa jadi menambah pula material adukan dengan demikian waktu pengerjaan dan biayapun akan bertambah. Oleh karena itu anda harus mencermati dulu bagaimana cara pemasangan batu bata yang baik dan benar.


Fungsi, ketebalan dan cara membuat Plesteran Dinding
Plesteran dinding berfungsi untuk merapikan pasangan bata dan memperkuat pasangan bata agar tidak mudah ambrol atau roboh. Kalau pasangan batanya rapi, ketebalan plesteran umumnya sekitar 1cm sampai dengan 2cm sudah cukup. Tapi kalau permukaanya tidak rata maka ketebalan plesteran bisa mencapai 5 cm bahkan lebih tergantung dari kerapihan pasangan batanya.Sebelum pemasangan plesteran, terlebih dahulu basahi permukaan dinding yang akan diplester agar plesteran bisa melekat kuat kemudian menimbang permukaan dengan elotan untuk membuat kepalaan plesteran agar permukaan bisa rata dan rapi, jarak antara kepalaan sekitar 1 meteran, setelah itu baru diberi plesteran/adukan dan diratakan dengan jidar (berupa penggaris yang terbuat dari kayu) dengan menyisirnya dari bawah keatas sambil ditekan dan digerakan kekanan dan kekiri. Setelah disisir kalau masih ada permukaan yang cekung diberi adukan kembali dan disisir kembali untuk sisiran yang halus bisa dibantu dengan raskam. Demikian dan seterusnya sampai permukaan benar-benar rata.Untuk perbandingan pemakaian bahan untuk adukan umumnya adalah 1:6 misalnya 1 ember semen dicampur dengan 6 ember pasir.

Demikian informasi tentang teknik plesteran dinding agar rata dan rapi. Semoga informasi yang singkat ini bisa bermanfaat untuk anda. Terimakasih



Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan untuk berlangganan gratis via email, Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di DATA HARGA BAHAN BANGUNAN