Fungsi Kapasitor pada Pompa Air

Kapasitor adalah alat yang dapat menyimpan muatan listrik atau energi dalam medan listrik. Pompa Air juga memakai Kapasitor sebagai penyimpan energi. Kapasitor pada pompa air berfungsi untuk starting pertama ketika pompa air dihidupkan. Setelah pompa air hidup maka aliran listrik ke kapasitor akan terputus dengan sendirinya. Kerusakkan pada kapasitor secara pisik biasanya kelihatan menggelembung bagian atasnya atau juga bodinya membesar ataupun pecah, namun terkadang secara pisik tidak kelihatan namun sudah rusak untuk itu anda harus menggunakan alat untuk memastikan rusak atau tidaknya. Alat untuk menguji kapasitor apakah rusak atau tidak adalah Multimeter. Multimeter adalah alat yang biasa digunakan untuk mengukur dan menguji komponen elektronika. Apabila kapasitor pada pompa air rusak maka ketika pompa dinyalakan atau diberi aliran listrik maka motor tidak akan berputar kecuali dibantu diputar manual dengan tangan baru motornya bisa berputar. Kapasitor yang digunakan untuk pompa air ukurannya berbeda-beda mulai dari 4 mikro Farad sampai dengan 16 Mikro Farad tergantung dari merk pompa airnya. Jadi untuk membelinya anda harus mengetahui ukuran kapasitornya berapa Mikro Farad atau anda bawa saja kapasitornya untuk diperlihatkan ke toko penjual. Kapasitor ada yang berbentuk kotak dan ada juga yang bentuknya bulat. Komponen ini bisa anda beli di toko bahan bangunan ataupun di toko elektronika atau juga di toko listrik. Harga Kapasitor pompa air bervariasi tergantung dari ukurannya, semakin besar ukurannya semakin mahal harganya.





Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan untuk berlangganan gratis via email, Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di DATA HARGA BAHAN BANGUNAN